Permasalahan penyakit dan lingkungan telah menjadi ancaman yang serius bagi budidaya udang dan ikan. Serangan penyakit
bercak putih (WSSV) maupun Taura Sindrom Virus (TSV) telah mengakibatkan kerugian yang besar telah mengakibatkan kerugian
yang besar bagi pembudidaya udang windu dan udang vanname. Pembenihan kerapu, baik skala besar maupun rumah tangga yang berkembang
saat ini juga tidak luput dari ancaman serangan penyakit VNN.
Diagnosa penyakit yang tepat sangat menentukan dalam mengambil langkah untuk mengendalikan penyakit. Pemantauan secara
periodik perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya wabah penyakit. Hal tersebut perlu didukung dengan keberadaan laboratorium
diagnosa penyakit yang handal.
Untuk mengantisipasi hal itu, Laboratorium Penyakit dan Lingkungan Balai Budidaya Air Payau Situbondo telah dapat melayani
masyarakat pembudidaya untuk melakukan diagnosa penyakit maupun tes kualitas air serta pemeriksaan mikrobiologi dan histologi.