Adanya serangan penyakit virus menyebabkan kerugian yang besar bagi para pembudidaya ikan dan udang. Hal ini disebabkan
karena serangan ini sangat cepat dan menyebabkan mortalitas total. Sampai saat ini belum didapatkan cara yang efektif untuk
menanggulangi serangan virus. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan pencegahan dan deteksi dini.
Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah metode yang akurat untuk mendeteksi adanya virus yang menyerang organisme budidaya.
Jenis serangan virus yang dapat di deteksi di Laboratorium Penyakit dan Lingkungan Balai Budidaya Situbondo adalah :
- White Spot Syndrome Virus (WSSV)
- Taura Syndrome Virus (TSV)
- IHHNV
- Viral Necrosis Virus (VNN)
Aplikasi teknik PCR dalam mendeteksi penyakit viral pada udang dan ikan anatra lain:
- Pemantauan rutin di tambak maupun pembenihan.
- Seleksi induk dan induk bebas virus.
Prosedur Pengiriman Sampel PCR
- Sampel udang besar : dipotong sebagian kaki renang dan direndam dalam alkohol 70%
Sampel Postlarva udang : 150-200 ekor PL hisup untuk setiap bak pembenihan.